Jejak Tradisi dan Seni di Museum Keraton Surakarta

463 views
Museum Keraton Surakarta

Museum Keraton Surakarta – Img by Wikipedia

Jejak tradisi dan seni di museum keraton Surakarta.Mungkin hanya Solo atau Surakarta satu-satunya kota di Propinsi Jawa Tengah yang menyimpan kekayaan budaya daerah paling banyak sekaligus paling unik. Hal ini terbukti dari sejumlah benda-benda peninggalan bersejarah yang tersimpan di Museum Keraton Surakarta sebagai simbol seni, sejarah, dan budaya. Museum yang tak pernah sepi dari pengunjung ini terletak Keraton Surakarta tepatnya di Baluwarti, Pasar Kliwon, Solo.

Di Museum Keraton Surakarta hanya terdapat deretan ruangan dengan dua sisi memanjang kanan dan kiri sebagai ruang pameran. Terdapat 13 ruangan di museum ini dan masing-masing ruangan memamerkan jenis koleksi berbeda-beda. Berikut ini ke-13 ruangan di Museum Keraton Surakarta sekaligus koleksi benda bersejarah apa saja didalamnya.

Ruang Pertama
Di ruangan pertama terapat foto-foto para raja yang dulu pernah berkuasa di Surakarta. Terdapat juga sejumlah kursi dan lemari berukir yang konon peninggalan Pakubuwono IV.

Ruang Kedua
Ruang kedua disebut ruang arca dimana terdapat lemari berlapis kaca disetiap sisi ruangan yang memamerkan arca Budha dari Perunggu. Ada arca Budha Avalokiteswara dan sejumlah peralatan upacara.

Ruang Ketiga
Patung-patung kuda milik tentara keraton banyak tersimpan di ruangan ketiga. Patung-patung kuda tersebut terbuat dari bahan kayu juga dilengkapi dengan atribut berupa pakaian.

Ruang Keempat
Di ruangan ini terdapat diaroma yang konon dibuat pada masa kejayaan Pakubuwono X. Diaroma tersebut meliputi beberapa adegan pernikahan adat pengantin Jawa. Dibagian dinding terdapt relief yang menggambarkan prosesi pernikahan adat Jawa di Keraton Surakarta.

Ruang Kelima
Ruangan kelima merupakan ruang kesenian untuk rakyat dimana dipamerkan sejumlah alat kesenian khas Solo. Alat kesenian tersebut adalah Wayang, Jaran Kepang, dan Klenengan.

Ruang Keenam
Ruangan keenam dipenuhi topeng yang konon digunakan untuk atribut tari topeng yang menceritakan sejumlah legenda seperti Panji Inukertapati, Dewi Candra Kirana, dsb.

Ruangan Ketujuh

Di ruang ketujuh terdapat kelengkapan upacara yang digunakan oleh anggota keraton Surakarta. Perlengkapan tersebut diantaranya bokor, perhiasan, tampan, kendi, dll. Disini juga terdapat payung bersusun tiga yang digunakan saat khitanan Pakubuwono IV.

Ruang Kedelapan
Ruangan ini berisi alat angkut tradisional yang digunakan abdi dalem keraton. Ada juga tandu (disebut Joli Jempono) untuk mengangkut pengantin putri raja.

Ruang Kesembilan
Di ruangan ini terdapat kereta raja seperti kereta Kyai Garuda, kereta Kyai Garuda Putra, dan kereta Kyai Morosebo.

Ruangan Kesepuluh
Ruangan kesepuluh berisi patung kuda untuk berburu. Di ruangan yang sama juga terdapat diaroma tentang pertemuan Pakubuwono VI dengan Pangeran DIponegoro saat meletus Perang Jawa tahun 1825 – 1830.

Ruangan Kesebelas
Ruangan ini adalah ruang untuk menyimpan senjata seperti keris, panah, pedang, tombak dan sebagainya.

Ruangan Keduabelas
Masuk ruangan keduabelas kita akan melihat patung Rojomolo. Patung ini berupa kepala raksasa yang konon menguasai laut dan dipasang diperahu yang biasa digunakan Pakubuwono IV.

Ruangan Ketigabelas
Ruangan terakhir di Museum Keraton Surakarta ini digunakan untuk menyimpan peralatan dapur. Adapun peralatan yang dipamerkan adalah alat menanak nasi, keramik porselin, dan sebagainya.